Senin, 29 Oktober 2018

Tatacara Kerokan



Beginilah Cara Kerokan Yang Baik dan Benar

Lho, kerokan ada caranya juga ?
Jangan heran kerokan ternyata tidak boleh sembarangan, tidak boleh “ asal kerok “ saja. Dan jangan heran pula jika yang bisa dan ahli kerokan ternyata hanya orang Indonesia., umumnya pada masyarakat Jawa.

Apa pasal ?
Kerokan, hanya dilakukan oleh masyarakat Indonesia ( khususnya Jawa ) sebagai terapi ketika mengalami “ masuk angin”. Meski mengobati masuk angin dengan kerokan sampai saat ini masih dianggap sebagai mitos oleh kalangan kedokteran, namun kenyataannyai banyak penderitanya dan banyak juga yang berhasil disembuhkan karena terapi kerokan ini. Kerokan masih menjadi terapi pengobatan yang berkhasiat bagi masuk angin. ( Bahkan orang manca konon, tidak mengenal istilah "masuk angin" dan sangat terheran-heran dengan terapi kerokan ini )

Kerokan pada prinsipnya adalah hampir sama dengan teknik akupuntur yang banyak dilakukan di negeri China. Prinsip kerokan adalah meningkatkan suhu dan energy pada daerah yang dikerok. Peningkatan energi ini dapat terjadi dengan memberikan rangsang pada kulit tubuh bagian luar.

Dengan memberikan rangsang kepada kulit bagian luar lewat kerokan, saraf penerima rangsang di otak menyampaikan rangsangan untuk menimbulkan efek memperbaiki organ yang terkait dengan titik meridian tubuh. Efek kerokan yang dicapai adalah dengan mengembangnya pembuluh darah kulit yang semula menguncup karena terpapar angin atau gerak, sehingga darah kembali menjadi lancar.

Dan dengan penambahan arus darah ke kulit maka mekanisme pertahanan tubuh terhadap serangan virus atau penyakit juga akan meningkat.

Agar tujuan ini dapat dicapai, maka tidak boleh asal kerok. Ada beberapa pedoman untuk melakukan cara kerokan yang baik :

• Menggunakan alat bantu kerokan yang tumpul

Kerokan dapat menggunkaan alat bantu berupa koin logam, keramik, plastic, batu giok, potongan jahe, atau potongan bawang, dan lain sebainya. Prinsipnya adalah
menggunakan alat bantu yang tumpul sehingga tidak melukai permukaan kulit. Karena  tujuan dasar  kerokanadalah memberikan rangsang pada kulit bagian luar tubuh.

• Menggunakan bahan pelicin

Bahan pelicin yang umum digunakan untuk kerokan biasanya berupa balsam, reumason, minyak bayi, minyak jahe atau minyak kelapa. Tapi disarankan agar menggunakan bahan pelican yang juga dapat memberikan efek hangat pada tubuh. Agar memiliki efek rangsang yang lebih kuat pada permukaan kulit bagian luar. Maka jika terpaksa menggunakan minyak kelapa sebaiknya dicampur dulu dengan jahe, kencur, sereh,laos, bawang atua minyak kayu putih. Dengan menggunakan bahan pelicin maka kulit tidak menjadi luka atau lecet, tetapi efek rangsang panas tetap tercapai.

• Sesuaikan dengan titik meridian

Kerokan biasanya dilakukan pada bagian tubuh leher, bahu, punggung, dada atau pinggang. Atau bisa saja dilakukan pada seluruh bagian tubuh. Kecuali pada bagian tubuh yang mempunyai kelenjar cairan ( mata, dubur alat kelain, dan sebagainya ) Sebaiknya kerokan dilakukan dari arah atas ke bawah dan dilakukan sesuai arah meridian. Bahkan agar lebih efektif hasilnya kerokan disarankan untuk dilakukan berdasarkan titik akupuntur dan meridiannya sesuai dengan keluhan penyakit yang terjadi.

• Jangan mandi setelah kerokan

Setelah melakukan terapi kerokan, pori-pori kulit akan berada dalam kondisi terbuka. Sehingga jangan mandi terlebih dulu, karena justru bisa memperparah gejala. Jika ingin membersihkan tubuh, cukup menyekanya dengan handuk yang dibasahi dengan air hangat ( bahasa Jawa ; sibin ).

• Konsumsi makanan pendukung

Jika ditengarai terkena masuk angin, disamping melakukan terapi kerokan sebaiknya juga mengkonsumsi makanan pendukung untuk mempercepat proses penymbuhan. Dalam hal ini bisa mengkonsumsi jus jeruk, tomat, minuman hangat jahe atau sup kaldu ayam segar.

• Istirahat

Setelah kerokan sebaiknya melakukan istirahat. Dengan istirahat yang baik, tubuh lebih cepat mendapatkan pemulihan dan penyembuhan diri.

Mau kerokan plus Moksa?

Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp.   08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941

Minggu, 14 Oktober 2018

Masuk Angin


Masuk Angin

Masuk angin sebenarnya merupakan kumpulan gejala yang terjadi akibat gabungan kelelahan fisik, terlambat makan, dan stres pikiran. Karena gabungan ketiga hal itu, terjadilah pembentukan gas berlebihan di lambung dan usus. Kemudian timbul perasaan penuh di usus lalu mulas, diikuti mual dan muntah. Kalau sudah begini, inilah yang disebut masuk angin.
Cuaca dingin yang menyergap tubuh menimbulkan mekanisme vasoconstriction atau penyempitan pembuluh darah.

 Sebenarnya penyempitan pembuluh darah ini merupakan mekanisme tubuh untuk menjaga agar tidak terjadi pengeluaran kalori berlebihan dari tubuh, sehingga tubuh tidak perlu mengalami penurunan suhu atau hipotermia. Namun, dampak kurang menyenangkan dari penyempitan pembuluh ini adalah peredaran darah menjadi kurang lancar. Akibatnya, hasil metabolisme, berupa asam laktat, terakumulasi pada otot-otot. Inilah yang membuat badan jadi terasa pegal-pegal.

Perut kembung terisi gas, bisa terjadi akibat cuaca dingin yang menyebabkan perlambatan gerak peristaltik usus.

 Perlambatan inilah yang menyebabkan gas tertampung di saluran cerna, sehingga perut terasa kembung dan penuh (begah). Dan akhirnya perut akan tertekan oleh gas dan menyebabkan rasa mual

Bandingkan dengan emboli udara...

Emboli udara adalah keadaan di mana adanya udara yang memasuki pembuluh darah dan menyebabkan sumbatan aliran darah. Saat udara memasuki pembuluh darah, udara tersebut akan mengikuti aliran darah ke otak, jantung, paru-paru menyebabkan beberapa penyakit serius.

Emboli mungkin berpotensi mencegah darah teroksigenasi mencapai organ target dan menyebabkan iskemia (suplai darah yang tidak memadai ke organ); jika jantung terkena itu dapat menghasilkan serangan jantung .

Jika emboli arteri arteri mencapai otak, ini disebut sebagai emboli serebral dan dapat menyebabkan stroke bahkan kematian. Hanya 2-3 ml udara yang  masuk ke dalam sirkulasi serebral dapat menyebabkan kematian.
Source  iNOPATIP.

Masuk Angin segera hubungi ;

Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp.   08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941