Tampilkan postingan dengan label Thabib Verri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Thabib Verri. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Desember 2018

Flu vs Beras Kencur


BERAS KENCUR VS FLU

Manfaat :
Mengurangi pegal, menghilangkan masuk angin, flu, pilek, demam dan batuk.

Komposisi :
1 ons beras sangrai,
1 Kg kencur segar,
½ kg gula aren,
¼ kg Jahe segar,
1 sdm adas pulowaras,
1 sdm kapulaga,
1 sdm kembang lawang serbuk
1 sdm kedawung sangrai,
sereh,
kayu manis,
garam,gula.

Cara Pembuatan :
1. Cuci bersih kencur segar dan jahe segar, haluskan,
2. tambahkan 3 liter air, peras,
3. masukkan semua bahan, rebus hingga mendidih,
4. saring dan dinginkan.

Cara mencegah Influenza
1. Cuci tangan, pakai sabun dengan air bersih yang mengalir sesering mungkin.

2. Bila bersin dan batuk tutup hidung dan mulut dg tisue dan buang tisue di tempat sampah. Jangan meludah di sembarang tempat.

3. Bila mengalami gejala influenza hubungi rumah sakit terdekat.

Kalau tertarik pengobatan tradisional bisa juga di gurah di rumah sehat Thera Afiat.

 https://gurahcor.blogspot.com/2018/12/flu-vs-beras-kencur.html?m=1

Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp.   08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941

Selamat mencoba

Sumber : Formulasi Jamu yang Bermanfaat Bagi Kesehatan, Buletin Infarkes I - Februari 2005

#flu
#masukangin
#batuk

Senin, 29 Oktober 2018

Tatacara Kerokan



Beginilah Cara Kerokan Yang Baik dan Benar

Lho, kerokan ada caranya juga ?
Jangan heran kerokan ternyata tidak boleh sembarangan, tidak boleh “ asal kerok “ saja. Dan jangan heran pula jika yang bisa dan ahli kerokan ternyata hanya orang Indonesia., umumnya pada masyarakat Jawa.

Apa pasal ?
Kerokan, hanya dilakukan oleh masyarakat Indonesia ( khususnya Jawa ) sebagai terapi ketika mengalami “ masuk angin”. Meski mengobati masuk angin dengan kerokan sampai saat ini masih dianggap sebagai mitos oleh kalangan kedokteran, namun kenyataannyai banyak penderitanya dan banyak juga yang berhasil disembuhkan karena terapi kerokan ini. Kerokan masih menjadi terapi pengobatan yang berkhasiat bagi masuk angin. ( Bahkan orang manca konon, tidak mengenal istilah "masuk angin" dan sangat terheran-heran dengan terapi kerokan ini )

Kerokan pada prinsipnya adalah hampir sama dengan teknik akupuntur yang banyak dilakukan di negeri China. Prinsip kerokan adalah meningkatkan suhu dan energy pada daerah yang dikerok. Peningkatan energi ini dapat terjadi dengan memberikan rangsang pada kulit tubuh bagian luar.

Dengan memberikan rangsang kepada kulit bagian luar lewat kerokan, saraf penerima rangsang di otak menyampaikan rangsangan untuk menimbulkan efek memperbaiki organ yang terkait dengan titik meridian tubuh. Efek kerokan yang dicapai adalah dengan mengembangnya pembuluh darah kulit yang semula menguncup karena terpapar angin atau gerak, sehingga darah kembali menjadi lancar.

Dan dengan penambahan arus darah ke kulit maka mekanisme pertahanan tubuh terhadap serangan virus atau penyakit juga akan meningkat.

Agar tujuan ini dapat dicapai, maka tidak boleh asal kerok. Ada beberapa pedoman untuk melakukan cara kerokan yang baik :

• Menggunakan alat bantu kerokan yang tumpul

Kerokan dapat menggunkaan alat bantu berupa koin logam, keramik, plastic, batu giok, potongan jahe, atau potongan bawang, dan lain sebainya. Prinsipnya adalah
menggunakan alat bantu yang tumpul sehingga tidak melukai permukaan kulit. Karena  tujuan dasar  kerokanadalah memberikan rangsang pada kulit bagian luar tubuh.

• Menggunakan bahan pelicin

Bahan pelicin yang umum digunakan untuk kerokan biasanya berupa balsam, reumason, minyak bayi, minyak jahe atau minyak kelapa. Tapi disarankan agar menggunakan bahan pelican yang juga dapat memberikan efek hangat pada tubuh. Agar memiliki efek rangsang yang lebih kuat pada permukaan kulit bagian luar. Maka jika terpaksa menggunakan minyak kelapa sebaiknya dicampur dulu dengan jahe, kencur, sereh,laos, bawang atua minyak kayu putih. Dengan menggunakan bahan pelicin maka kulit tidak menjadi luka atau lecet, tetapi efek rangsang panas tetap tercapai.

• Sesuaikan dengan titik meridian

Kerokan biasanya dilakukan pada bagian tubuh leher, bahu, punggung, dada atau pinggang. Atau bisa saja dilakukan pada seluruh bagian tubuh. Kecuali pada bagian tubuh yang mempunyai kelenjar cairan ( mata, dubur alat kelain, dan sebagainya ) Sebaiknya kerokan dilakukan dari arah atas ke bawah dan dilakukan sesuai arah meridian. Bahkan agar lebih efektif hasilnya kerokan disarankan untuk dilakukan berdasarkan titik akupuntur dan meridiannya sesuai dengan keluhan penyakit yang terjadi.

• Jangan mandi setelah kerokan

Setelah melakukan terapi kerokan, pori-pori kulit akan berada dalam kondisi terbuka. Sehingga jangan mandi terlebih dulu, karena justru bisa memperparah gejala. Jika ingin membersihkan tubuh, cukup menyekanya dengan handuk yang dibasahi dengan air hangat ( bahasa Jawa ; sibin ).

• Konsumsi makanan pendukung

Jika ditengarai terkena masuk angin, disamping melakukan terapi kerokan sebaiknya juga mengkonsumsi makanan pendukung untuk mempercepat proses penymbuhan. Dalam hal ini bisa mengkonsumsi jus jeruk, tomat, minuman hangat jahe atau sup kaldu ayam segar.

• Istirahat

Setelah kerokan sebaiknya melakukan istirahat. Dengan istirahat yang baik, tubuh lebih cepat mendapatkan pemulihan dan penyembuhan diri.

Mau kerokan plus Moksa?

Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp.   08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941