Tampilkan postingan dengan label Kelapa Gading. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelapa Gading. Tampilkan semua postingan
Minggu, 16 Juni 2019
Sabtu, 02 Februari 2019
Abstraksi Disertasi Kerokan
Abstraksi Kerokan
Disertasi
DIDIK GUNAWAN TAMTOMO, 090214902D (2005) KAJIAN BIOLOGI MOLEKULER PENGOBATAN TRADISIONAL KEROKAN PADA PENANGGULANGAN MIALGIA. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
Makin mahalnya biaya pelayanan kesehatan dan harga obat di Indonesia saat ini mendorong masyarakat mencari pengobatan alternatif. Bangsa Indonesia khususnya di Jawa mengenal suatu cara pengobatan yang disebut kerokan. Kerokan sampai sekarang masih banyak digunakan dan efektivitas pengobatan ini benar dapat dirasakan. Biasanya kerokan digunakan untuk mengobati masuk angin yang salah satu gejalanya adalah nyeri otot (mialgia). Pada kerokan terjadi suatu reaksi inflamasi dengan segala respon yang mengikutinya, antara lain perubahan diameter vaskular, migrasi leukosit dan pengeluaran mediator inflamasi. Mediator inflamasi yang penting adalah IL-1 , C1q, C3, dan PGE2. IL-1 merupakan sitokin proinflamasi yang dihasilkan oleh berbagai sel tubuh antara lain monosit, endotel, sel Langerhans kulit, dan keratinosit. C1q dan C3 merupakan kemoaktraktan yang aktivasinya memerlukan kompleks antigen antibodi pada jalur klasik, di sini yang berperan adalah C1q. Pada jalur lain yaitu jalur alternatif tercetus oleh polisakarida bakteri misal endotoksin, di sini yang berperan adalah C3. PGE2 merupakan produk metabolisme asam arakidonat pada membran sel dengan perantara enzim siklooksigenase. PGE2 menyebabkan rasa nyeri karena menaikkan kepekaan nosiseptor, fenomena ini disebut sentral sensitisasi. Tinggi rendahnya kadar PGE2 mempunyai korelasi dengan berat ringannya mialgia. Selain mediator kimia pada kerokan terjadi rangsangan pada keratinosit dan endotel yang akan mengekspresikan POMC. POMC ini merupakan polipeptida yang kemudian akan dipecah dengan hasil akhir salah satunya adalah -endorfin. Penelitian dilakukan untuk mengungkap mekanisme penurunan mialgia pada pengobatan kerokan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan randomized pre test post test control group design. Penelitian dilakukan di klinik Padma dengan populasi adalah pasien yang datang berobat yang mengalami mialgia dengan kriteria 1) wanita, 2) umur 40 – 50 tahun, 3) berat dan tinggi badan ideal, 4) temperatur 36° - 37°C, 5) tensi 120/80 – 130/85 dan, 6) nadi 72 - 84 reguler, sudah sering kerokan, tidak menderita anemia, DM, infeksi kulit yang luas, belum mendapat obat analgesia, tes faal hati normal, tes faal ginjal normal, faal hemostasis normal. Sampel yang diambil sebanyak 38 orang, dan dialokasikan secara random 19 orang masuk dalam kelompok perlakuan dan 19 orang masuk dalam kelompok kontrol (tidak diberi perlakuan). Bahan penelitian ini adalah darah tepi yang diambil melalui vena mediana cubiti, sedangkan parameter yang diperiksa adalah IL-1 ,C1q, C3, -endorfin, dan PGE2. Uji statistik yang digunakan untuk mengetahui kenormalan data adalah uji Kolmogorov-Smirnov. Sedangkan untuk mengetahui perbedaan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol digunakan uji parametrik t satu sisi dan uji nonparametrik Mann Whitney untuk dua sampel independen. Uji dilakukan dengan tingkat signifikansi 5%. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa 1) kadar IL-1 , C1q dan -endorfin setelah kerokan cenderung meningkat. Sedangkan kadar C3 dan PGE2 setelah kerokan cenderung menurun. 2) dari uji t dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna kadar PGE2 antara perlakuan dan kontrol (p=0.047), 3) kadar IL-1 antara perlakuan dan kontrol serta kadar C3 antara perlakuan dan kontrol tidak terdapat perbedaan yang signifikan (masing-masing p=0.860 dan p=0.950). 4) dari uji Mann-Whitney disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar -endorfin perlakuan dan kontrol (p=0.046), dan 5) kadar C1q antara perlakuan dan kontrol tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p=0.665). Selanjutnya uji korelasi menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara kadar -endorfin dan PGE2 (p=0.035). Pada pengobatan kerokan terjadi peningkatan kadar -endorfin dan penurunan kadar PGE2. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat kenaikan kadar IL-1 , walaupun tidak bermakna menunjukkan suatu reaksi radang Iokal, kadar C1q dan C3 tidak menunjukkan kenaikan yang bermakna menunjukkan kemungkinan ada jalur lain selain jalur kiasik atau jalur alternatif. Kenaikan kadar -endorfin yang bermakna menyebabkan pengurangan mialgia, rasa nyaman, segar, eforia. Kadar PGE2 yang menurun menyebabkan mialgia berkurang. Saran: perlu pengembangan lebih lanjut pengobatan ini dari aspek lain dan perlu juga diteliti kerugian pada pengobatan ini.
Untuk kerokan:
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
http://repository.unair.ac.id/32100/
Selasa, 18 Desember 2018
Flu vs Beras Kencur
BERAS KENCUR VS FLU
Manfaat :
Mengurangi pegal, menghilangkan masuk angin, flu, pilek, demam dan batuk.
Komposisi :
1 ons beras sangrai,
1 Kg kencur segar,
½ kg gula aren,
¼ kg Jahe segar,
1 sdm adas pulowaras,
1 sdm kapulaga,
1 sdm kembang lawang serbuk
1 sdm kedawung sangrai,
sereh,
kayu manis,
garam,gula.
Cara Pembuatan :
1. Cuci bersih kencur segar dan jahe segar, haluskan,
2. tambahkan 3 liter air, peras,
3. masukkan semua bahan, rebus hingga mendidih,
4. saring dan dinginkan.
Cara mencegah Influenza
1. Cuci tangan, pakai sabun dengan air bersih yang mengalir sesering mungkin.
2. Bila bersin dan batuk tutup hidung dan mulut dg tisue dan buang tisue di tempat sampah. Jangan meludah di sembarang tempat.
3. Bila mengalami gejala influenza hubungi rumah sakit terdekat.
Kalau tertarik pengobatan tradisional bisa juga di gurah di rumah sehat Thera Afiat.
https://gurahcor.blogspot.com/2018/12/flu-vs-beras-kencur.html?m=1
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Selamat mencoba
Sumber : Formulasi Jamu yang Bermanfaat Bagi Kesehatan, Buletin Infarkes I - Februari 2005
#flu
#masukangin
#batuk
Senin, 29 Oktober 2018
Tatacara Kerokan
Beginilah Cara Kerokan Yang Baik dan Benar
Lho, kerokan ada caranya juga ?
Jangan heran kerokan ternyata tidak boleh sembarangan, tidak boleh “ asal kerok “ saja. Dan jangan heran pula jika yang bisa dan ahli kerokan ternyata hanya orang Indonesia., umumnya pada masyarakat Jawa.
Apa pasal ?
Kerokan, hanya dilakukan oleh masyarakat Indonesia ( khususnya Jawa ) sebagai terapi ketika mengalami “ masuk angin”. Meski mengobati masuk angin dengan kerokan sampai saat ini masih dianggap sebagai mitos oleh kalangan kedokteran, namun kenyataannyai banyak penderitanya dan banyak juga yang berhasil disembuhkan karena terapi kerokan ini. Kerokan masih menjadi terapi pengobatan yang berkhasiat bagi masuk angin. ( Bahkan orang manca konon, tidak mengenal istilah "masuk angin" dan sangat terheran-heran dengan terapi kerokan ini )
Kerokan pada prinsipnya adalah hampir sama dengan teknik akupuntur yang banyak dilakukan di negeri China. Prinsip kerokan adalah meningkatkan suhu dan energy pada daerah yang dikerok. Peningkatan energi ini dapat terjadi dengan memberikan rangsang pada kulit tubuh bagian luar.
Dengan memberikan rangsang kepada kulit bagian luar lewat kerokan, saraf penerima rangsang di otak menyampaikan rangsangan untuk menimbulkan efek memperbaiki organ yang terkait dengan titik meridian tubuh. Efek kerokan yang dicapai adalah dengan mengembangnya pembuluh darah kulit yang semula menguncup karena terpapar angin atau gerak, sehingga darah kembali menjadi lancar.
Dan dengan penambahan arus darah ke kulit maka mekanisme pertahanan tubuh terhadap serangan virus atau penyakit juga akan meningkat.
Agar tujuan ini dapat dicapai, maka tidak boleh asal kerok. Ada beberapa pedoman untuk melakukan cara kerokan yang baik :
• Menggunakan alat bantu kerokan yang tumpul
Kerokan dapat menggunkaan alat bantu berupa koin logam, keramik, plastic, batu giok, potongan jahe, atau potongan bawang, dan lain sebainya. Prinsipnya adalah
menggunakan alat bantu yang tumpul sehingga tidak melukai permukaan kulit. Karena tujuan dasar kerokanadalah memberikan rangsang pada kulit bagian luar tubuh.
• Menggunakan bahan pelicin
Bahan pelicin yang umum digunakan untuk kerokan biasanya berupa balsam, reumason, minyak bayi, minyak jahe atau minyak kelapa. Tapi disarankan agar menggunakan bahan pelican yang juga dapat memberikan efek hangat pada tubuh. Agar memiliki efek rangsang yang lebih kuat pada permukaan kulit bagian luar. Maka jika terpaksa menggunakan minyak kelapa sebaiknya dicampur dulu dengan jahe, kencur, sereh,laos, bawang atua minyak kayu putih. Dengan menggunakan bahan pelicin maka kulit tidak menjadi luka atau lecet, tetapi efek rangsang panas tetap tercapai.
• Sesuaikan dengan titik meridian
Kerokan biasanya dilakukan pada bagian tubuh leher, bahu, punggung, dada atau pinggang. Atau bisa saja dilakukan pada seluruh bagian tubuh. Kecuali pada bagian tubuh yang mempunyai kelenjar cairan ( mata, dubur alat kelain, dan sebagainya ) Sebaiknya kerokan dilakukan dari arah atas ke bawah dan dilakukan sesuai arah meridian. Bahkan agar lebih efektif hasilnya kerokan disarankan untuk dilakukan berdasarkan titik akupuntur dan meridiannya sesuai dengan keluhan penyakit yang terjadi.
• Jangan mandi setelah kerokan
Setelah melakukan terapi kerokan, pori-pori kulit akan berada dalam kondisi terbuka. Sehingga jangan mandi terlebih dulu, karena justru bisa memperparah gejala. Jika ingin membersihkan tubuh, cukup menyekanya dengan handuk yang dibasahi dengan air hangat ( bahasa Jawa ; sibin ).
• Konsumsi makanan pendukung
Jika ditengarai terkena masuk angin, disamping melakukan terapi kerokan sebaiknya juga mengkonsumsi makanan pendukung untuk mempercepat proses penymbuhan. Dalam hal ini bisa mengkonsumsi jus jeruk, tomat, minuman hangat jahe atau sup kaldu ayam segar.
• Istirahat
Setelah kerokan sebaiknya melakukan istirahat. Dengan istirahat yang baik, tubuh lebih cepat mendapatkan pemulihan dan penyembuhan diri.
Mau kerokan plus Moksa?
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Minggu, 14 Oktober 2018
Masuk Angin
Masuk Angin
Masuk angin sebenarnya merupakan kumpulan gejala yang terjadi akibat gabungan kelelahan fisik, terlambat makan, dan stres pikiran. Karena gabungan ketiga hal itu, terjadilah pembentukan gas berlebihan di lambung dan usus. Kemudian timbul perasaan penuh di usus lalu mulas, diikuti mual dan muntah. Kalau sudah begini, inilah yang disebut masuk angin.
Cuaca dingin yang menyergap tubuh menimbulkan mekanisme vasoconstriction atau penyempitan pembuluh darah.
Sebenarnya penyempitan pembuluh darah ini merupakan mekanisme tubuh untuk menjaga agar tidak terjadi pengeluaran kalori berlebihan dari tubuh, sehingga tubuh tidak perlu mengalami penurunan suhu atau hipotermia. Namun, dampak kurang menyenangkan dari penyempitan pembuluh ini adalah peredaran darah menjadi kurang lancar. Akibatnya, hasil metabolisme, berupa asam laktat, terakumulasi pada otot-otot. Inilah yang membuat badan jadi terasa pegal-pegal.
Perut kembung terisi gas, bisa terjadi akibat cuaca dingin yang menyebabkan perlambatan gerak peristaltik usus.
Perlambatan inilah yang menyebabkan gas tertampung di saluran cerna, sehingga perut terasa kembung dan penuh (begah). Dan akhirnya perut akan tertekan oleh gas dan menyebabkan rasa mual
Bandingkan dengan emboli udara...
Emboli udara adalah keadaan di mana adanya udara yang memasuki pembuluh darah dan menyebabkan sumbatan aliran darah. Saat udara memasuki pembuluh darah, udara tersebut akan mengikuti aliran darah ke otak, jantung, paru-paru menyebabkan beberapa penyakit serius.
Emboli mungkin berpotensi mencegah darah teroksigenasi mencapai organ target dan menyebabkan iskemia (suplai darah yang tidak memadai ke organ); jika jantung terkena itu dapat menghasilkan serangan jantung .
Jika emboli arteri arteri mencapai otak, ini disebut sebagai emboli serebral dan dapat menyebabkan stroke bahkan kematian. Hanya 2-3 ml udara yang masuk ke dalam sirkulasi serebral dapat menyebabkan kematian.
Source iNOPATIP.
Masuk Angin segera hubungi ;
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Kamis, 09 Agustus 2018
Penyebab Masuk Angin
Bismillaahirrahmaanirrahiim
BEBERAPA HAL PENYEBAB MUDAH "MASUK ANGIN" & SOLUSINYA SECARA ALAMI
Penyebabnya adalah:
1.) stress
2. ) ketika mengunyah makanan terlalu cepat,
Udara ikut tertelan....
- Tertelannya udara ke dalam perut memiliki banyak sebab, salah satu yang paling umum adalah makan terlalu cepat.
Makan dengan terburu-buru menyebabkan porsi dalam sekali suap cenderung besar dan akibatnya udara yang ikut masuk bersama makanan juga dalam jumlah besar.
Udara yang tertelan dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti yang sudah disebutkan di atas, termasuk diantaranya adalah perut kembung.
¬- Secara fisik, cara makan berpengaruh besar terhadap peregangan otot perut. Salah satu sinyal kepada otak adalah kondisi dimana perut sudah penuh; yang ditandai dengan otot yang tidak bisa meregang lagi.
Kebiasaan makan dengan cepat akan “memaksa” otot perut semakin mudah meregang dan membesar.
Semakin sering makan dengan cepat, apalagi menjadi kebiasaan, maka otot perut anda begitu mudah meregang dan membesar. Semakin hari, semakin banyak makanan yang dibutuhkan untuk bisa merasa kenyang.
Makan dengan pelan tidak hanya berefek baik terhadap kepuasan makan, tapi juga membantu menurunkan berat badan; setidaknya membantu anda untuk tidak makan terlalu banyak sehingga potensi gemuk tidak datang karena banyaknya makanan yang dikonsumsi.
3.) di sela makan minum air,
Meneguk air selama makan akan menghambat kekuatan pencernaan perut dan menyebabkan tingkat insulin berfluktuasi meningkat secara signifikan,”
4. ) terlambat makan (jam terbaik adalah jam 07 - 12 - 18),
5. ) sayur & buah mengandung gas (kol, kembang kol, lobak, nangka, durian, tape, dll),
6. ) minuman ringan berkarbonasi
7.) pola makan tidak teratur & tidak sehat.
Semua hal diatas bisa menyebabkan ketidak seimbangan oksigen dalam darah, sehingga mudah masuk angin.
INDIKASINYA
- Perut kembung dan begah.
Gejala ini disebabkan oleh banyaknya gas di dalam lambung dan usus.
Terlambat makan, stress dan kelelahan sering kali menjadi penyebab gejala ini.
- Mulas, mual dan Nafsu Makan Berkurang. Gejala ini merupakan kelanjutan dari perut kembung akibat gas di perut. Gas menekan lambung dan usus sehingga perut terasa mual dan tidak nafsu makan. Selain itu, adanya gas berlebih juga membuat pergolakan di saluran cerna sehingga penderita juga sering mengalami diare.
- Meriang dan Kedinginan.
Gejala ini juga sering dibarengi dengan demam dan pilek, serta rasa pegal di seluruh tubuh karena asam laktat yang menumpuk di otot – otot tubuh dan tidak lancarnya peredaran darah.
- Lebih Sering Mengantuk dan Merasa Lelah. Hal ini disebabkan oleh peredaran darah yang tidak lancar di seluruh tubuh termasuk otak sehingga otak kurang mendapatkan suplai oksigen dan merasa ngantuk.
- Keringat Dingin
- Biasanya telapak tangan bercak bercak putih (suspect)
TERAPINYA :
1. ) rutin bekam :
2. ) konsumsi jahe merah + madu hutan
3. ) pagi shubuh hari rutin mandi air sejuk
4. ) ubah secara bertahap pola hidup, pola makan, pola tidur yang salah diatas
5. ) rutin olah raga seminggu min 3 x
semoga bermanfaat.
Untuk berbekam bisa hubungi ;
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Minggu, 08 Juli 2018
Terapi Herbal Untuk Amandel
بسم الله الرحمن الرحيم
Cara Menghilangkan Amandel Secara Alami dan Tips Penyembuhannya
Banyak orang hanya mengetahui, satu-satunya cara yang dapat ditempuh untuk menghilangkan penyakit amandel adalah melalui pengobatan medis. Namun ternyata, tidak perlu harus selalu menggunakan obat-obatan yang diberikan oleh dokter, karena pada dasarnya amandel dapat disembuhkan dengan berbagai macam bahan alami dan mudah untuk anda temui.
Obat-obatan herbal ini dapat menyembuhkan radang amandel yang diderita menjadi lebih kronis. Berikut ini cara menghilangkan amandel secara alami menggunakan bahan-bahan rumah tangga :
1. Jeruk nipis
Jeruk nipis merupakan bahan pertama yang dapat membantu anda menyembuhkan penyakit radang amandel yang anda derita. Jeruk nipis dapat membuat peradangan dan infeksi yang terjadi pada amandel berkurang dan akhirnya menjadi sembuh. Kandungan vitamin C ini sama dengan kandungan gizi tomat yang berfungsi menjaga kekebalan tubuh.
Berikut ini bagaimana cara membuat obat radang amandel dengan menggunakan jeruk nipis :
Jeruk Nipis
Kapur sirih
Cara pembuatan :
Peraslah 2 buah jeruk nipis
Campurkan air hasil perasan jeruk nipis tersebut dengan air kapur sirih
Minumlah larutan ini secara teratur, kira – kira 3 kali sehari.
2. Daun benalu
Daun benalu yang berada pada pohon jeruk nipis juga dapat membantu tubuh menyembuhkan peradangan pada bagian amandel. Ditambah Adas Pulo Waras secukupnya, dapat membuat ramuan buatan sendiri untuk mengobati peradangan pada amandel ini.
Berikut ini langkah – langkah pembuatannya :
Tumbuk daun benalu dan adas pulo waras sampai halus
Saring hasil tumbukan
Seduh dengan air panas
Minumlah air tersebut secara rutin
3. Bawang Merah
Bawang merah memiliki sifat anti inflamasi, yang artinya bisa meredakan rasa panas dan peradangan yang menjadi penyebab amandel. Cara menghilangkan amandel secara alami dengan memanfaatkan bawang merah, hanya perlu mengupas bawang merah dan mengunyahnya, lalu telanlah. Hal ini akan membantu anda untuk menyembuhkan peradangan yang terjadi pada amandel.
4. Buah Mengkudu
Buah dengan rasa yang tidak enak ini memang memiliki banyak sekali manfaat bagi penyembuhan penyakit. Mengkudu ternyata juga memiliki khasiat untuk menyembuhkan penyakit radang amandel yang anda derita. Berikut ini cara pembuatannya :
Peraslah dua buah mengkudu yang sudah matang.
Saring, dan ambil air hasil perasannya.
Tambahkan madu murni.
Minum secara teratur untuk menyembuhkan radang amandel yang anda derita.
5. Kulit Manggis
Kulit manggis juga memiliki khasiat yang baik dalam menyembuhkan radang amandel yang diderita. Berikut ini bahan-bahan yang dapat digunakan untuk menyembuhkan radang amandel dengan menggunakan kulit manggis :
Bahan :
15 kulit manggis kering
Air
Cara Pembuatannya :
Rebus kulit manggis kering hingga mendidih
Tunggu hingga dingin.
Berkumurlah dengan menggunakan air tersebut, ingat, hanya dikumur saja dan jangan anda minum.
6. Jahe
Jahe memiliki sifat anti inflamasi yang dapat mengurangi gejala-gejala yang dapat ditimbulkan oleh radang amandel yang diderita.
Buat air rebusan jahe untuk mengobati radang amandel kemudian dapat ditambahkan dengan madu atau bahan lainnya lalu minumlah secara teratur, maka radang amandel anda akan segera sembuh. Selain itu, manfaat jahe juga sangat baik untuk mengurangi gejala asma untuk melegakan tenggorokan.
7. Madu
Madu memang memiliki khasiat yang sangat baik bagi tubuh. Namun ternyata madu pun memiliki manfaat untuk menyembuhkan radang amandel yang anda derita. Madu dapat dikonsumsi begitu saja atau bisa juga dicampur ke dalam beberapa jenis obat-obat herbal. Hal ini akan membantu menyembuhkan gejala radang amandel yang diderita.
Itulah beberapa cara menghilangkan amandel secara alami dengan ramuan obat-obatan herbal. Ramuan pengobatan ini dapat terus digunakan sebagai obat alternatif pengganti obat yang diberikan oleh dokter. Namun hal ini juga perlu dikonsultasikan oleh dokter agar lebih aman.
Tips Penyembuhan Amandel
Namun, selain menggunakan obat-obatan alami penyembuh radang amandel, penderita juga harus memperhatikan kondisi tubuh dan konsumsi makanan serta asupan gizi agar radang amandel anda tidak bertambah parah.
Berikut ini yang dapat anda lakukan untuk membantu penyembuhan radang amandel :
Istirahat yang cukup –Istiarahat sangatlah penting bagi tubuh anda. istirahat dapat membantu anda mengembalikan stamina dan daya tahan tubuh anda agar radang amandel yang anda derita tidak menjadi semakin parah.
Hindari makanan yang bersifat pedas dan panas– Bahaya makanan pedas dan bersifat panas, akan mempertparah kondisi radang amandel. Jadi harus bisa menhindari jenis makanan yang pedas dan berlemak tinggi, seperti sambal, gorengan, gulai dan jenis makanan lainnya.
Konsumsi makanan lembek – Agar asupan nutrisi anda tetap terjaga, maka anda perlu mengkonsumsi makanan-makanan yang menyehatkan, namun memiliki tekstur yang lembek, lunak dan encer. Anda bisa mencoba mengkonsumsi jus buah dan jus sayur, atau anda juga bisa mencoba es krim yang bisa membantu mendinginkan bagian mulut dan tenggorokan.
Perbanyak minum air putih – Jangan lupakan air putih. Air putih merupakan hal yang sangat penting bagi tubuh anda. air putih memiliki manfaat salah satunya adalah untuk mencegah keringnya bagian tenggorokan dan juga untuk menambah daya tahan tubuh, agar tidak merasa lemas.
Beberapa tips penyembuhan amandel ini bisa anda coba untuk menyembuhkan radang amandel ini. Namun perlu diingat, apabila radang amandel anda sudah masuk ke dalam kategori kronis, maka tidak ada pilihan lain selain melakukan operasi. Operasi pada bagian amandel mungkin berisiko, namun itulah satu-satunya cara untuk menyembuhkan amandel yang sudah akut.
Semoga Bermafaat.
Terapi Amandel dengan Gurah
Hubungi Verri JP 08111494599
Thera Afiat- Kelapagading, Jakarta
Kerikan
Kerikan
Malem malem bahas kerokan/kerikan. suatu hari saya Pergi ke negara luar... teman saya asli cina tanya Indonesia itu terkenal terapi krokan.saya dengan Bangga nya.. Ya krokan asli Indonesia.lalu saya di Minta bicara Untuk menjelas Kan tentang krokan..untung nene ku cerita sejarah krokan Dan manfaat nya..dan yg unik nya krokan bisa menyelamat kan yg Kena Angin duduk atau lembab naik ke jantung.nah krokan memang luar biasa.. Bukan suatu kebetulan orang tua dulu menemukan metode Itu..itu ilmu leluhur Dan Petunjuk Allah.
Ada Tata Cara krokan.. Satu pake bawang merah.. Kedua krok nya dari bawah dulu.. Supaya ci nya turun mengikuti pori pori terbuka.
Source TehIs
Kamis, 10 Mei 2018
Kerokan
Buat yg suka kerokan,ada penelitian menarik ni dr FK UNS tentang kerokan.
*GERAKAN "AYO KEROKAN"*
Meski ada pengobatan modern, hingga kini orang Indonesia, terutama di Jawa, tetap akrab dengan kerokan saat merasa tidak enak badan.
Seorang Guru Besar dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Prof Didik Gunawan Tamtomo meneliti manfaat kerokan. Penelitian itu dilakukan tahun 2003-2005.
”Kerokan adalah kearifan lokal. Pasien saya menyatakan, kalau belum kerokan, belum puas,” kata Didik di Solo.
Pada tahap awal, Didik melakukan survei kuantitatif dan kualitatif. Hasilnya, dari 390 responden berusia 40 tahun ke atas yang mengembalikan kuesioner, hampir 90 persen mengaku kerokan saat ”masuk angin”.
Responden Didik adalah para pasien, tetangga, dan pedagang di pasar. Para responden meyakini manfaat kerokan untuk menyembuhkan ”masuk angin”.
Istilah ”masuk angin” sebenarnya tidak dikenal dalam dunia kedokteran. Masuk angin merujuk pada keadaan perut kembung, kepala pusing, demam ringan, dan otot nyeri.
Kerokan di Indonesia biasanya menggunakan uang logam ataupun alat pipih tumpul yang digerakkan di kulit secara berulang-ulang menggunakan minyak sebagai pelicin.
1. Tidak merusak
Pada tahap kedua, Didik menjadikan dirinya sebagai obyek penelitian. Ia mengerok bagian tangannya lalu dibiopsi, yaitu diambil sedikit jaringan kulit epidermisnya (kulit ari) untuk pemeriksaan mikroskopis.
”Selama ini ada anggapan, orang yang sering dikerok kulitnya akan rusak, pori-pori kulitnya membesar, atau pembuluh darahnya pecah. Namun, hasil pemeriksaan di laboratorium patologi anatomi UNS menunjukkan tidak ada kulit yang rusak ataupun pembuluh darah yang pecah, tetapi pembuluh darah hanya melebar,” kata Didik.
Melebarnya pembuluh darah membuat aliran darah lancar dan pasokan oksigen dalam darah bertambah. Kulit ari juga terlepas seperti halnya saat luluran.
2. Meningkatkan endorfin
Penelitian tahap akhir adalah penelitian biomolekuler, yakni pemeriksaan darah dari orang yang kerokan dan orang yang tidak kerokan. Didik mengumpulkan sejumlah orang dengan kondisi serupa, seperti berat badan, usia, dan mengalami nyeri otot sebagai salah satu ciri ”masuk angin”. Semua responden adalah perempuan karena mereka dinilai lebih suka kerokan daripada laki-laki.
Para responden dibagi dalam dua kelompok dan menjalani pemeriksaan darah. Kelompok pertama kemudian dikerok, sedangkan kelompok kedua tidak. Seluruh responden selanjutnya diperiksa lagi darahnya. Ada empat hal yang diamati, yakni perubahan kadar endorfin, prostaglandin, interleukin, serta komplemen C1 dan C3.
Hasilnya, kadar endorfin orang-orang yang dikerok naik signifikan. Peningkatan endorfin membuat mereka nyaman, rasa sakit hilang, lebih segar, dan bersemangat.
3. Kadar prostaglandin turun.
Prostaglandin adalah senyawa asam lemak yang antara lain berfungsi menstimulasi kontraksi rahim dan otot polos lain serta mampu menurunkan tekanan darah, mengatur sekresi asam lambung, suhu tubuh, dan memengaruhi kerja sejumlah hormon.
Di sisi lain, zat ini menyebabkan nyeri otot. Penurunan kadar prostaglandin membuat nyeri otot berkurang.
”Adapun perubahan komplemen C3, C1, dan interleukin yang menggambarkan adanya reaksi peradangan tidak signifikan,” kata Didik.
Ia menyarankan, kerokan sebaiknya dimulai dari atas ke bawah di sisi kanan dan kiri tulang belakang, dilanjutkan dengan garis-garis menyamping di punggung bagian kiri dan kanan. Alat pengerok dipegang 45 derajat agar saat bergesekan dengan kulit tidak terlalu sakit.
Salah satu unsur dalam kerokan yang mendukung pengobatan adalah hubungan emosional antara orang yang dikerok dan orang yang mengerok. ”Ibu yang mengerok anaknya sambil bercerita merupakan unsur biopsikososial dalam pengobatan yang kini digalakkan dalam pengobatan modern,” kata Didik.
Untuk terapi kerokan, Hubungi :
Alamat dan jam kerja
Alamat thera afiat
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Untuk peta alamat bisa klick google map berikut :
https://goo.gl/maps/9k5vJNmz1iM2
Jam kerja
Shift 1 : pukul 10.00 sd 17.00
Rehat : pukul 17.01 sd 18.29
Shift 2 : pukul 18.30 sd 20.30
Hari kerja Senin sd minggu.
Disarankan sebaiknya sebelum datang membuat perjanjian karena lama proses tindakan satu jam.
Label:
Apartemen Gading Nias,
Jakarta Utara,
Kelapa Gading,
Kerikan,
Kerokan,
Kodamar,
Pegangsaan Dua,
Pulomas,
Sunter,
Terapi kerokan,
Thera Afiat,
Verri JP MA
Jumat, 05 Februari 2016
Sakit Pundak
Sakit Pundak
Shoulder impingement merupakan suatu kondisi dimana
terjadinya penjepitan jaringan suprahumeral akibat adanya kelemahan otot
rotator cuff, inflamasi kronik pada tendon rotator cuff dan bursa
subacromialis, nyeri tendon rotator cuff akibat proses degeneratif, dan
pemendekan posterior capsuler sehingga mengakibatkan abnormal gerak translasi
antero-superior dari caput humeri dan posisi kurva atau hooked dari acromion,
spurs pada acromion, atau mungkin juga kelainan postur tubuh. (Teguh)
Penyembuhan sakit pundak bisa hubungi :
Rumah
Sehat Thera Afiat
Jl.
Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping
Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Telp./WA 08111494599
08788
3171247
Pin
28303BAC
Source:
Sakit
Pundak, Urut Pundak, Shoulder Impingement, Rumah Sehat Thera Afiat, Thera
Afiat, Kelapa Gading, Haris Hotel, Pop Hotel, Verri JP MA, Pijat Urut,
Minggu, 06 Desember 2015
KERIKAN MENURUT PENELITIAN
Meski ada pengobatan modern, hingga kini orang Indonesia ,
terutama di Jawa, tetap akrab dengan kerokan saat merasa tidak enak badan.
Praktik pengobatan ini dikenal sejak zaman nenek moyang,
tetapi sejauh ini belum ditemukan literatur tentang asal-usul kerokan.
Metode semacam kerokan juga dikenal di negara lain, seperti
di:
Kamboja (goh kyol).
Seorang Guru Besar dari Fakultas Kedokteran Universitas
Sebelas Maret (UNS) Solo Prof Didik Gunawan Tamtomo tertarik meneliti mengenai
manfaat kerokan.
Penelitian itu dilakukan sepanjang tahun 2003-2005.
”Kerokan adalah kearifan lokal. Pasien saya menyatakan,
kalau belum kerokan, belum puas,” kata Didik, awal April di Solo.
Pada tahap awal, Didik melakukan survei kuantitatif dan
kualitatif. Hasilnya, dari 390 responden berusia 40 tahun ke atas yang
mengembalikan kuesioner, hampir 90 persen mengaku kerokan saat ”masuk angin”.
Responden Didik adalah para pasien, tetangga, dan pedagang
di pasar.
Istilah ”masuk angin” sebenarnya tidak dikenal dalam dunia
kedokteran.
Masuk angin merujuk pada keadaan perut kembung, kepala
pusing, demam ringan, dan otot nyeri.
Kerokan di Indonesia biasanya menggunakan uang logam ataupun
alat pipih tumpul yang digerakkan di kulit secara berulang-ulang menggunakan
minyak sebagai pelicin.
Tidak merusak
Pada tahap kedua, Didik menjadikan dirinya sebagai obyek
penelitian.
Ia mengerok bagian tangannya lalu dibiopsi, yaitu diambil
sedikit jaringan kulit epidermisnya (kulit ari) untuk pemeriksaan mikroskopis.
”Selama ini ada anggapan, orang yang sering dikerok kulitnya
akan rusak, pori-pori kulitnya membesar, atau pembuluh darahnya pecah.
Namun, hasil pemeriksaan di laboratorium patologi anatomi
UNS menunjukkan tidak ada kulit yang rusak ataupun pembuluh darah yang pecah,
tetapi pembuluh darah hanya melebar,” kata Didik.
Melebarnya pembuluh darah membuat aliran darah lancar dan
pasokan oksigen dalam darah bertambah.
Kulit ari juga terlepas seperti halnya saat luluran.
#Meningkatkan_endorfin
Penelitian tahap akhir adalah penelitian biomolekuler, yakni
pemeriksaan darah dari orang yang kerokan dan orang yang tidak kerokan.
Didik mengumpulkan sejumlah orang dengan kondisi serupa,
seperti berat badan, usia, dan mengalami nyeri otot sebagai salah satu ciri
”masuk angin”.
Semua responden adalah perempuan karena mereka dinilai lebih
suka kerokan daripada laki-laki.
Kelompok pertama kemudian dikerok, sedangkan kelompok kedua
tidak.
Seluruh responden selanjutnya diperiksa lagi darahnya.
1. Perubahan kadar endorfin,
2. Prostaglandin,
3. Interleukin, serta
4. Komplemen C1 dan C3.
Hasilnya, kadar endorfin orang-orang yang dikerok naik
signifikan.
Peningkatan endorfin membuat mereka nyaman, rasa sakit
hilang, lebih segar, dan bersemangat. Selain itu, ternyata juga kadar
Prostaglandin turun.
Prostaglandin adalah senyawa asam lemak yang antara lain
berfungsi menstimulasi kontraksi rahim dan otot polos lain serta mampu
menurunkan tekanan darah, mengatur sekresi asam lambung, suhu tubuh, dan
memengaruhi kerja sejumlah hormon.
Di sisi lain, zat ini menyebabkan nyeri otot.
Penurunan kadar prostaglandin membuat nyeri otot berkurang.
”Adapun perubahan komplemen C3, C1, dan interleukin yang
menggambarkan adanya reaksi peradangan tidak signifikan,” kata Didik.
Ia menyarankan, kerokan sebaiknya dimulai dari atas ke bawah
di sisi kanan dan kiri tulang belakang, dilanjutkan dengan garis-garis
menyamping di punggung bagian kiri dan kanan.
Alat pengerok dipegang 45 derajat agar saat bergesekan
dengan kulit tidak terlalu sakit.
Salah satu unsur dalam kerokan yang mendukung pengobatan
adalah hubungan emosional antara orang yang dikerok dan orang yang mengerok.
”Ibu yang mengerok anaknya sambil bercerita merupakan unsur
biopsikososial dalam pengobatan yang kini digalakkan dalam pengobatan modern,”
kata Didik.
Selamat KEROK'AN ☝😊
Untuk
info Terapi Bekam dan Kerokan hubungi :
Rumah
Sehat Thera Afiat
Jl.
Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping
Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Telp./WA 08111494599
08788
3171247
Pin
28303BAC
Source:
Cao
Gio, Flu, Goh Kyol, Guasha, Kelapa Gading, Kerikan, Kerokan, Masuk Angin, Nyeri
Otot, Terapi Kerikan. Terapi Kerokan, Thera Afiat, Verri JP MA
Label:
Cao Gio,
Flu,
Goh Kyol,
Guasha,
Kelapa Gading,
Kerikan,
Kerokan,
Masuk Angin,
Nyeri Otot,
Terapi Kerikan. Terapi Kerokan,
Thera Afiat,
Verri JP MA
Terapi Kerikan
Terapi K E R I K A N
Oleh: Prof. Dr. dr. DIDIK GUNAWAN TAMTOMO. PAK. MM. Mkes.
Yang disampaikan pada Seminar Ilmiah Sehat dengan Kerokan,
sabtu 5 September 2015 di Auditorium Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Kerikan adalah:
" Suatu metode pengobatan tradisional Jawa dengan cara
menekan dan menggeserkan benda tumpul pada permukaan tubuh". ( Didik
Tamtomo).
➡KEROKAN is a traditional Indonesian folk cure, wherein a
coin or ladle is drawn acrors the back. This action supposedly helps to release
" wind" from the body by increasing blood flow near the skin' s
surface. The practice can also cause marking or injury. ( wikipedia).
✅ Pengobatan ini sudah dikenal lama sejak nenek
moyang dan masih dilakukan turun temurun sampai sekarang.
✅ Masyarakat di Jawa masih banyak yg melakukan
pengobatan ini dan meyakini serta merasakan manfaatnya.
➡ Masyarakat melakukan pengobatan ini untuk penyakit
penyakit antara lain:
~ Masuk angin.
~ Nyeri otot.
~ Perut kembung.
~ Mual.
~ Nyeri kepala.
~ Nyeri haid.
~ Meriang.
~ Kolik, dll.
👍🏽 KEROKAN tidak hanya dilakukan di Indonesia ,
~ China
- Guasha
~ Vietnam
- Goh Kyol
~ Thailand
- Cao gio.
✅ ALAT YANG BIASA DIGUNAKAN adalah "
benggol" mata uang jaman Belanda terbuat dari tembaga.
➡ Tapi ada juga kerokan dengan menggunakan:
~ Bahan tanduk kerbau
~ Sendok porselen
~ Batu giok ( jade).
✅ BAGIAN YANG DIKERIKI SECARA TRADISIONAL:
🔹Punggung
🔹Leher
🔹Dada
🔹Lengan.
✅ BAGIAN YANG TIDAK BOLEH DIKEROK adalah Leher Depan.
➡ KEROKAN MERUPAKAN PENGOBATAN HOLISTIK. 4 M:
💿 Mudah
💿 Murah
💿 Mesra
💿 Manjur.
💿 MUDAH: Bisa dilakukan dimana saja dan oleh siapa saja:
🔹Spa
🔹Kantor
💿 MURAH: Alat dan bahan mudah didapat.
💿 MESRA: Ada
kontak sentuhan kasih, ibu dan anak, suami dan istri, nenek dan cucu, paman dan
keponakan, kakak dan adek.
💿 MANJUR: Hasil Kerikan sangat Cespleng.
Ketikan sudah menjadi kebiasaan/ kebutuhan kami. Apalagi
kepala pening, leher dan punggung terasa pegal, maka kerikan menjadi alternatif
penyembuhan pertama, karena obat/ dokter sudah tidak mempan lagi. Apalagi hasil
kerikan sangat CESPLENG.
Untuk
info Terapi Bekam dan Herbal hubungi :
Rumah
Sehat Thera Afiat
Jl.
Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping
Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Telp./WA 08111494599
08788
3171247
Pin
28303BAC
Source:
Langganan:
Postingan (Atom)












