Tampilkan postingan dengan label Verri JP MA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Verri JP MA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Februari 2020

Angin Duduk




*A N G I N  D U D U K*

Pada suatu ketika dimana
*Nabi Allah Sulaiman a.s*
duduk di Singgasana,
maka
datang *Satu Angin* yang cukup besar, bertanya
*Nabi Allah Sulaiman* :

_"Siapakah engkau. . . ??"_

Maka dijawab oleh Angin tersebut :

_"Akulah 'Angin Rihul Ahmar"_
dan
_Aku bila memasuki Rongga Anak Adam,_ maka
_Lumpuh, keluar Darah dari Rongga Hidung_
dan
_apabila aku memasuki Otak Anak Adam_,
maka
_menjadi Gilalah Anak Adam. . ."_

Maka
diperintahkan oleh
*Nabi Sulaiman a.s*,
supaya
*membakar Angin tersebut*,
maka berkatalah,

_Rihul Ahmar_
kepada
*Nabi Sulaiman a.s* bahwa :

_Aku Kekal sampai hari Kiamat tiba,_
_tidak siapa pun yang dapat membinasakan aku melainkan ALLOH SWT._

Lalu
_Rihul Ahmar pun menghilang_.

Diriwayatkan bahwa :

*Cucu Nabi Muhammad SAW*
terkena
*Rihul Ahmar*
sehingga
*keluar Darah dari Rongga Hidungnya*.

Maka
datanglah Malaikat Jibril kepada *Nabi SAW*
dan bertanyalah "Nabi" kepada Jibril.

Maka
menghilang sebentar, lalu
Malaikat Jibril
kembali
*mengajari akan 'Do'a Rihul Ahmar' kepada "Nabi SAW"*,
kemudian
dibaca 'Do'a' tersebut kepada Cucunya dan dengan sekejap Cucu Rasululloh  SAW, sembuh dengan serta merta.

Lalu "Nabi SAW" bersabda :

*"Bahwa barangsiapa membaca 'Do'a Stroke / Do'a Rihul Ahmar', walaupun sekali dalam seumur hidupnya,*
maka
*akan dijauhkan dari Penyakit 'ANGIN DUDUK*."

Do'a agar dijauhkan/terhindar dari
*Angin DUDUK dan Penyakit Kronis*,
 sbb. :

اللهم إني أعوذبك من الريح الأحمر والدم الأسود والداء الأكبر

"Allohumma innii a'uudzubika minar riihil ahmar, wad damil aswad, wad daail Akbar."

Artinya :

_Yaa Alloh sesungguhnya aku_
_berlindung kepada-MU_
_dari Angin Merah_
dan
_dari Darah Hitam (stroke) dan dari Penyakit Berat."_

*Riihul Ahmar*🔴
*biasa masuk pada saat seseorang Tidur Bakda Ashar hingga waktu Isya*
🔴

Maka
*hindarilah tidur diwaktu itu Sekantuk / Secapek apapun. . .*

silahkan dirasakan sendiri perbedaan tidur tengah hari (siang), Bakda Ashar
&
malam hari pada saat bangun dari tidur waktu² tsb.

_Teruskanlah ke Group Keluarga, Sahabat kita yang kita sayang, agar kita semua  terhindar dari 'STROKE'._
 Insya' Alloh. . .

_Semoga kita senantiasa dalam Balutan Sehat wal A'fiat. . ._

Aamiin Yaa Robbal'alamiin.

Sabtu, 02 Februari 2019

Abstraksi Disertasi Kerokan



Abstraksi Kerokan

Disertasi
DIDIK GUNAWAN TAMTOMO, 090214902D (2005) KAJIAN BIOLOGI MOLEKULER PENGOBATAN TRADISIONAL KEROKAN PADA PENANGGULANGAN MIALGIA. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

Makin mahalnya biaya pelayanan kesehatan dan harga obat di Indonesia saat ini mendorong masyarakat mencari pengobatan alternatif. Bangsa Indonesia khususnya di Jawa mengenal suatu cara pengobatan yang disebut kerokan. Kerokan sampai sekarang masih banyak digunakan dan efektivitas pengobatan ini benar dapat dirasakan. Biasanya kerokan digunakan untuk mengobati masuk angin yang salah satu gejalanya adalah nyeri otot (mialgia). Pada kerokan terjadi suatu reaksi inflamasi dengan segala respon yang mengikutinya, antara lain perubahan diameter vaskular, migrasi leukosit dan pengeluaran mediator inflamasi. Mediator inflamasi yang penting adalah IL-1 , C1q, C3, dan PGE2. IL-1 merupakan sitokin proinflamasi yang dihasilkan oleh berbagai sel tubuh antara lain monosit, endotel, sel Langerhans kulit, dan keratinosit. C1q dan C3 merupakan kemoaktraktan yang aktivasinya memerlukan kompleks antigen antibodi pada jalur klasik, di sini yang berperan adalah C1q. Pada jalur lain yaitu jalur alternatif tercetus oleh polisakarida bakteri misal endotoksin, di sini yang berperan adalah C3. PGE2 merupakan produk metabolisme asam arakidonat pada membran sel dengan perantara enzim siklooksigenase. PGE2 menyebabkan rasa nyeri karena menaikkan kepekaan nosiseptor, fenomena ini disebut sentral sensitisasi. Tinggi rendahnya kadar PGE2 mempunyai korelasi dengan berat ringannya mialgia. Selain mediator kimia pada kerokan terjadi rangsangan pada keratinosit dan endotel yang akan mengekspresikan POMC. POMC ini merupakan polipeptida yang kemudian akan dipecah dengan hasil akhir salah satunya adalah -endorfin. Penelitian dilakukan untuk mengungkap mekanisme penurunan mialgia pada pengobatan kerokan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan randomized pre test post test control group design. Penelitian dilakukan di klinik Padma dengan populasi adalah pasien yang datang berobat yang mengalami mialgia dengan kriteria 1) wanita, 2) umur 40 – 50 tahun, 3) berat dan tinggi badan ideal, 4) temperatur 36° - 37°C, 5) tensi 120/80 – 130/85 dan, 6) nadi 72 - 84 reguler, sudah sering kerokan, tidak menderita anemia, DM, infeksi kulit yang luas, belum mendapat obat analgesia, tes faal hati normal, tes faal ginjal normal, faal hemostasis normal. Sampel yang diambil sebanyak 38 orang, dan dialokasikan secara random 19 orang masuk dalam kelompok perlakuan dan 19 orang masuk dalam kelompok kontrol (tidak diberi perlakuan). Bahan penelitian ini adalah darah tepi yang diambil melalui vena mediana cubiti, sedangkan parameter yang diperiksa adalah IL-1 ,C1q, C3, -endorfin, dan PGE2. Uji statistik yang digunakan untuk mengetahui kenormalan data adalah uji Kolmogorov-Smirnov. Sedangkan untuk mengetahui perbedaan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol digunakan uji parametrik t satu sisi dan uji nonparametrik Mann Whitney untuk dua sampel independen. Uji dilakukan dengan tingkat signifikansi 5%. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa 1) kadar IL-1 , C1q dan -endorfin setelah kerokan cenderung meningkat. Sedangkan kadar C3 dan PGE2 setelah kerokan cenderung menurun. 2) dari uji t dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna kadar PGE2 antara perlakuan dan kontrol (p=0.047), 3) kadar IL-1 antara perlakuan dan kontrol serta kadar C3 antara perlakuan dan kontrol tidak terdapat perbedaan yang signifikan (masing-masing p=0.860 dan p=0.950). 4) dari uji Mann-Whitney disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar -endorfin perlakuan dan kontrol (p=0.046), dan 5) kadar C1q antara perlakuan dan kontrol tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p=0.665). Selanjutnya uji korelasi menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara kadar -endorfin dan PGE2 (p=0.035). Pada pengobatan kerokan terjadi peningkatan kadar -endorfin dan penurunan kadar PGE2. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat kenaikan kadar IL-1 , walaupun tidak bermakna menunjukkan suatu reaksi radang Iokal, kadar C1q dan C3 tidak menunjukkan kenaikan yang bermakna menunjukkan kemungkinan ada jalur lain selain jalur kiasik atau jalur alternatif. Kenaikan kadar -endorfin yang bermakna menyebabkan pengurangan mialgia, rasa nyaman, segar, eforia. Kadar PGE2 yang menurun menyebabkan mialgia berkurang. Saran: perlu pengembangan lebih lanjut pengobatan ini dari aspek lain dan perlu juga diteliti kerugian pada pengobatan ini.

Untuk kerokan:
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp.   08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941

http://repository.unair.ac.id/32100/

Jumat, 09 November 2018

Kerokan Klasik



Guasa


BISMILLAH
TERAPI GUA SHA

Gua Sha adalah terapi tradisional yg sangat tua usianya sebanding dg usia akupunktur. *Gua artinya kerokan sedangkan sha artinya *Merah* lalu manfaat gua sha sudah banyak di buktikan uji klinis diantaranya Prof. Dr. dr. Nellson Ph. D. Salah seorang dokter yg ternama di inggris. Beliau 30 th meneliti manfaat dan efek Gua Sha.

Banyak tehnik pengobatan tradisional yang sangat terkenal ampuh untuk meringankan rasa sakit pada tubuh. Banyak jenis dari pengobatan tradisional yang sangat terkenal. Salah satu pengobatan tradisional yang terkenal yang akan dibahas pada artikel ini adalah Gua sha. Mungkin Anda penasaran dan bertanya-tanya apa itu gua sha. Pada artikel ini, akan membahas tentang apa yang dimaksud dengan gua sha.

APA ITU GUA SHA?
Gua sha adalah teknik penyembuhan pengobatan tradisional Asia Timur. Kadang-kadang disebut ‘coining, spooning atau scraping’, gua sha didefinisikan sebagai perseling persisten yang dibantu instrumen dari area pelumas permukaan tubuh untuk secara sengaja menciptakan petechiae terapeutik sementara yang disebut ‘sha’ yang mewakili ekstravasasi darah di subkutis.

Gua sha umumnya dilakukan di punggung, pantat, leher, lengan dan kaki seseorang. Versi lembut itu bahkan digunakan di wajah sebagai teknik wajah. Teknisi Anda mungkin menerapkan tekanan ringan dan secara bertahap meningkatkan intensitas untuk menentukan seberapa besar kekuatan yang dapat Anda tangani.

Gua sha dapat mengurangi peradangan, jadi sering digunakan untuk mengobati penyakit yang menyebabkan rasa sakit kronis, seperti artritis dan fibromyalgia, serta yang memicu nyeri otot dan sendi.

Gua sha LUAR BIASA
SEMOGA BERMANFAAT YA LUUUR










Senin, 29 Oktober 2018

Tatacara Kerokan



Beginilah Cara Kerokan Yang Baik dan Benar

Lho, kerokan ada caranya juga ?
Jangan heran kerokan ternyata tidak boleh sembarangan, tidak boleh “ asal kerok “ saja. Dan jangan heran pula jika yang bisa dan ahli kerokan ternyata hanya orang Indonesia., umumnya pada masyarakat Jawa.

Apa pasal ?
Kerokan, hanya dilakukan oleh masyarakat Indonesia ( khususnya Jawa ) sebagai terapi ketika mengalami “ masuk angin”. Meski mengobati masuk angin dengan kerokan sampai saat ini masih dianggap sebagai mitos oleh kalangan kedokteran, namun kenyataannyai banyak penderitanya dan banyak juga yang berhasil disembuhkan karena terapi kerokan ini. Kerokan masih menjadi terapi pengobatan yang berkhasiat bagi masuk angin. ( Bahkan orang manca konon, tidak mengenal istilah "masuk angin" dan sangat terheran-heran dengan terapi kerokan ini )

Kerokan pada prinsipnya adalah hampir sama dengan teknik akupuntur yang banyak dilakukan di negeri China. Prinsip kerokan adalah meningkatkan suhu dan energy pada daerah yang dikerok. Peningkatan energi ini dapat terjadi dengan memberikan rangsang pada kulit tubuh bagian luar.

Dengan memberikan rangsang kepada kulit bagian luar lewat kerokan, saraf penerima rangsang di otak menyampaikan rangsangan untuk menimbulkan efek memperbaiki organ yang terkait dengan titik meridian tubuh. Efek kerokan yang dicapai adalah dengan mengembangnya pembuluh darah kulit yang semula menguncup karena terpapar angin atau gerak, sehingga darah kembali menjadi lancar.

Dan dengan penambahan arus darah ke kulit maka mekanisme pertahanan tubuh terhadap serangan virus atau penyakit juga akan meningkat.

Agar tujuan ini dapat dicapai, maka tidak boleh asal kerok. Ada beberapa pedoman untuk melakukan cara kerokan yang baik :

• Menggunakan alat bantu kerokan yang tumpul

Kerokan dapat menggunkaan alat bantu berupa koin logam, keramik, plastic, batu giok, potongan jahe, atau potongan bawang, dan lain sebainya. Prinsipnya adalah
menggunakan alat bantu yang tumpul sehingga tidak melukai permukaan kulit. Karena  tujuan dasar  kerokanadalah memberikan rangsang pada kulit bagian luar tubuh.

• Menggunakan bahan pelicin

Bahan pelicin yang umum digunakan untuk kerokan biasanya berupa balsam, reumason, minyak bayi, minyak jahe atau minyak kelapa. Tapi disarankan agar menggunakan bahan pelican yang juga dapat memberikan efek hangat pada tubuh. Agar memiliki efek rangsang yang lebih kuat pada permukaan kulit bagian luar. Maka jika terpaksa menggunakan minyak kelapa sebaiknya dicampur dulu dengan jahe, kencur, sereh,laos, bawang atua minyak kayu putih. Dengan menggunakan bahan pelicin maka kulit tidak menjadi luka atau lecet, tetapi efek rangsang panas tetap tercapai.

• Sesuaikan dengan titik meridian

Kerokan biasanya dilakukan pada bagian tubuh leher, bahu, punggung, dada atau pinggang. Atau bisa saja dilakukan pada seluruh bagian tubuh. Kecuali pada bagian tubuh yang mempunyai kelenjar cairan ( mata, dubur alat kelain, dan sebagainya ) Sebaiknya kerokan dilakukan dari arah atas ke bawah dan dilakukan sesuai arah meridian. Bahkan agar lebih efektif hasilnya kerokan disarankan untuk dilakukan berdasarkan titik akupuntur dan meridiannya sesuai dengan keluhan penyakit yang terjadi.

• Jangan mandi setelah kerokan

Setelah melakukan terapi kerokan, pori-pori kulit akan berada dalam kondisi terbuka. Sehingga jangan mandi terlebih dulu, karena justru bisa memperparah gejala. Jika ingin membersihkan tubuh, cukup menyekanya dengan handuk yang dibasahi dengan air hangat ( bahasa Jawa ; sibin ).

• Konsumsi makanan pendukung

Jika ditengarai terkena masuk angin, disamping melakukan terapi kerokan sebaiknya juga mengkonsumsi makanan pendukung untuk mempercepat proses penymbuhan. Dalam hal ini bisa mengkonsumsi jus jeruk, tomat, minuman hangat jahe atau sup kaldu ayam segar.

• Istirahat

Setelah kerokan sebaiknya melakukan istirahat. Dengan istirahat yang baik, tubuh lebih cepat mendapatkan pemulihan dan penyembuhan diri.

Mau kerokan plus Moksa?

Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp.   08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941

Minggu, 14 Oktober 2018

Masuk Angin


Masuk Angin

Masuk angin sebenarnya merupakan kumpulan gejala yang terjadi akibat gabungan kelelahan fisik, terlambat makan, dan stres pikiran. Karena gabungan ketiga hal itu, terjadilah pembentukan gas berlebihan di lambung dan usus. Kemudian timbul perasaan penuh di usus lalu mulas, diikuti mual dan muntah. Kalau sudah begini, inilah yang disebut masuk angin.
Cuaca dingin yang menyergap tubuh menimbulkan mekanisme vasoconstriction atau penyempitan pembuluh darah.

 Sebenarnya penyempitan pembuluh darah ini merupakan mekanisme tubuh untuk menjaga agar tidak terjadi pengeluaran kalori berlebihan dari tubuh, sehingga tubuh tidak perlu mengalami penurunan suhu atau hipotermia. Namun, dampak kurang menyenangkan dari penyempitan pembuluh ini adalah peredaran darah menjadi kurang lancar. Akibatnya, hasil metabolisme, berupa asam laktat, terakumulasi pada otot-otot. Inilah yang membuat badan jadi terasa pegal-pegal.

Perut kembung terisi gas, bisa terjadi akibat cuaca dingin yang menyebabkan perlambatan gerak peristaltik usus.

 Perlambatan inilah yang menyebabkan gas tertampung di saluran cerna, sehingga perut terasa kembung dan penuh (begah). Dan akhirnya perut akan tertekan oleh gas dan menyebabkan rasa mual

Bandingkan dengan emboli udara...

Emboli udara adalah keadaan di mana adanya udara yang memasuki pembuluh darah dan menyebabkan sumbatan aliran darah. Saat udara memasuki pembuluh darah, udara tersebut akan mengikuti aliran darah ke otak, jantung, paru-paru menyebabkan beberapa penyakit serius.

Emboli mungkin berpotensi mencegah darah teroksigenasi mencapai organ target dan menyebabkan iskemia (suplai darah yang tidak memadai ke organ); jika jantung terkena itu dapat menghasilkan serangan jantung .

Jika emboli arteri arteri mencapai otak, ini disebut sebagai emboli serebral dan dapat menyebabkan stroke bahkan kematian. Hanya 2-3 ml udara yang  masuk ke dalam sirkulasi serebral dapat menyebabkan kematian.
Source  iNOPATIP.

Masuk Angin segera hubungi ;

Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp.   08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941

Kamis, 09 Agustus 2018

Penyebab Masuk Angin



Bismillaahirrahmaanirrahiim

BEBERAPA HAL PENYEBAB MUDAH "MASUK ANGIN" & SOLUSINYA SECARA ALAMI

Penyebabnya adalah:
1.)  stress
2. ) ketika mengunyah makanan terlalu cepat,
Udara ikut tertelan....
- Tertelannya udara ke dalam perut memiliki banyak sebab, salah satu yang paling umum adalah makan terlalu cepat.
Makan dengan terburu-buru menyebabkan porsi dalam sekali suap cenderung besar dan akibatnya udara yang ikut masuk bersama makanan juga dalam jumlah besar.
Udara yang tertelan dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti yang sudah disebutkan di atas, termasuk diantaranya adalah perut kembung.
¬- Secara fisik, cara makan berpengaruh besar terhadap peregangan otot perut. Salah satu sinyal kepada otak adalah kondisi dimana perut sudah penuh; yang ditandai dengan otot yang tidak bisa meregang lagi.
 Kebiasaan makan dengan cepat akan “memaksa” otot perut semakin mudah meregang dan membesar.
 Semakin sering makan dengan cepat, apalagi menjadi kebiasaan, maka otot perut anda begitu mudah meregang dan membesar. Semakin hari, semakin banyak makanan yang dibutuhkan untuk bisa merasa kenyang.
 Makan dengan pelan tidak hanya berefek baik terhadap kepuasan makan, tapi juga membantu menurunkan berat badan; setidaknya membantu anda untuk tidak makan terlalu banyak sehingga potensi gemuk tidak datang karena banyaknya makanan yang dikonsumsi.

3.) di sela makan minum air,
Meneguk air selama makan akan menghambat kekuatan pencernaan perut dan menyebabkan tingkat insulin berfluktuasi meningkat secara signifikan,”

4. ) terlambat makan (jam terbaik adalah jam 07 - 12 - 18),

5. ) sayur & buah mengandung gas (kol, kembang kol, lobak, nangka, durian, tape, dll),
6. ) minuman ringan berkarbonasi
7.)  pola makan tidak teratur & tidak sehat.

 Semua hal diatas bisa menyebabkan ketidak seimbangan oksigen dalam darah, sehingga mudah masuk angin.

INDIKASINYA
- Perut kembung dan begah.
Gejala ini disebabkan oleh banyaknya gas di dalam lambung dan usus.
Terlambat makan, stress dan kelelahan sering kali menjadi penyebab gejala ini.

- Mulas, mual dan Nafsu Makan Berkurang. Gejala ini merupakan kelanjutan dari perut kembung akibat gas di perut. Gas menekan lambung dan usus sehingga perut terasa mual dan tidak nafsu makan. Selain itu, adanya gas berlebih juga membuat pergolakan di saluran cerna sehingga penderita juga sering mengalami diare.
- Meriang dan Kedinginan.
Gejala ini juga sering dibarengi dengan demam dan pilek, serta rasa pegal di seluruh tubuh karena asam laktat yang menumpuk di otot – otot tubuh dan tidak lancarnya peredaran darah.
- Lebih Sering Mengantuk dan Merasa Lelah. Hal ini disebabkan oleh peredaran darah yang tidak lancar di seluruh tubuh termasuk otak sehingga otak kurang mendapatkan suplai oksigen dan merasa ngantuk.
- Keringat Dingin
- Biasanya telapak tangan bercak bercak putih (suspect)

TERAPINYA :
1. ) rutin bekam :
2. ) konsumsi jahe merah + madu hutan
3. ) pagi shubuh hari rutin mandi air sejuk
4. ) ubah secara bertahap pola hidup, pola makan, pola tidur yang salah diatas
5. ) rutin olah raga seminggu min 3 x

semoga bermanfaat.

Untuk berbekam bisa hubungi ;

Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp.   08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941

Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp.   08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941

Rabu, 23 Mei 2018

Masuk Angin



Masuk Angin

Masuk angin itu penyakit yang tidak disebabkan oleh angin. Kenapa disebut masuk angin? Karena sakit ini bikin orang ngeluarin angin. Kalau angin yang keluar tentunya karena dari adanya angin yang masuk. Karena ada angin yang masuk itulah, jadilah namanya Masuk Angin.

Masuk Angin obatnya ngeluarin angin. Kalau anginnya tidak keluar, dipaksakan keluar. Yang penting harus keluar, biar namanya ga masuk angin lagi.
Angin yang sudah keluar namanya bukan angin lagi. Tapi kentut.

Masuk Angin jangan dibiarkan, apalagi diremehkan.
Angin banyak dalam tubuh kata sinse bisa bikin mati tiba-tiba.
Angin duduk yang paling berat, angin-anginan yang paling ringan.
Semua penyakit karena angin ini serius. Harus segera diurus. Jika tidak akan membuat badan kurus.

Sebenarnya apa penyebab masuk angin ini?
Ya alloh nanya lagi, sudah jelas karena angin.

24 #Mei 2016
© Estiana Arifin

#MasukAngin #Kesehatan #KontenKesehatan #KontenDewasa

Kamis, 10 Mei 2018

Kerokan


Buat yg suka kerokan,ada penelitian menarik ni dr FK UNS tentang kerokan.

*GERAKAN "AYO KEROKAN"*

Meski ada pengobatan modern, hingga kini orang Indonesia, terutama di Jawa, tetap akrab dengan kerokan saat merasa tidak enak badan.

Seorang Guru Besar dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Prof Didik Gunawan Tamtomo meneliti manfaat kerokan. Penelitian itu dilakukan tahun 2003-2005.

”Kerokan adalah kearifan lokal. Pasien saya menyatakan, kalau belum kerokan, belum puas,” kata Didik di Solo.

Pada tahap awal, Didik melakukan survei kuantitatif dan kualitatif. Hasilnya, dari 390 responden berusia 40 tahun ke atas yang mengembalikan kuesioner, hampir 90 persen mengaku kerokan saat ”masuk angin”.

Responden Didik adalah para pasien, tetangga, dan pedagang di pasar. Para responden meyakini manfaat kerokan untuk menyembuhkan ”masuk angin”.

Istilah ”masuk angin” sebenarnya tidak dikenal dalam dunia kedokteran. Masuk angin merujuk pada keadaan perut kembung, kepala pusing, demam ringan, dan otot nyeri.

Kerokan di Indonesia biasanya menggunakan uang logam ataupun alat pipih tumpul yang digerakkan di kulit secara berulang-ulang menggunakan minyak sebagai pelicin.

1. Tidak merusak

Pada tahap kedua, Didik menjadikan dirinya sebagai obyek penelitian. Ia mengerok bagian tangannya lalu dibiopsi, yaitu diambil sedikit jaringan kulit epidermisnya (kulit ari) untuk pemeriksaan mikroskopis.

”Selama ini ada anggapan, orang yang sering dikerok kulitnya akan rusak, pori-pori kulitnya membesar, atau pembuluh darahnya pecah. Namun, hasil pemeriksaan di laboratorium patologi anatomi UNS menunjukkan tidak ada kulit yang rusak ataupun pembuluh darah yang pecah, tetapi pembuluh darah hanya melebar,” kata Didik.

Melebarnya pembuluh darah membuat aliran darah lancar dan pasokan oksigen dalam darah bertambah. Kulit ari juga terlepas seperti halnya saat luluran.

2. Meningkatkan endorfin

Penelitian tahap akhir adalah penelitian biomolekuler, yakni pemeriksaan darah dari orang yang kerokan dan orang yang tidak kerokan. Didik mengumpulkan sejumlah orang dengan kondisi serupa, seperti berat badan, usia, dan mengalami nyeri otot sebagai salah satu ciri ”masuk angin”. Semua responden adalah perempuan karena mereka dinilai lebih suka kerokan daripada laki-laki.

Para responden dibagi dalam dua kelompok dan menjalani pemeriksaan darah. Kelompok pertama kemudian dikerok, sedangkan kelompok kedua tidak. Seluruh responden selanjutnya diperiksa lagi darahnya. Ada empat hal yang diamati, yakni perubahan kadar endorfin, prostaglandin, interleukin, serta komplemen C1 dan C3.

Hasilnya, kadar endorfin orang-orang yang dikerok naik signifikan. Peningkatan endorfin membuat mereka nyaman, rasa sakit hilang, lebih segar, dan bersemangat.

3. Kadar prostaglandin turun.

Prostaglandin adalah senyawa asam lemak yang antara lain berfungsi menstimulasi kontraksi rahim dan otot polos lain serta mampu menurunkan tekanan darah, mengatur sekresi asam lambung, suhu tubuh, dan memengaruhi kerja sejumlah hormon.

Di sisi lain, zat ini menyebabkan nyeri otot. Penurunan kadar prostaglandin membuat nyeri otot berkurang.

”Adapun perubahan komplemen C3, C1, dan interleukin yang menggambarkan adanya reaksi peradangan tidak signifikan,” kata Didik.

Ia menyarankan, kerokan sebaiknya dimulai dari atas ke bawah di sisi kanan dan kiri tulang belakang, dilanjutkan dengan garis-garis menyamping di punggung bagian kiri dan kanan. Alat pengerok dipegang 45 derajat agar saat bergesekan dengan kulit tidak terlalu sakit.

Salah satu unsur dalam kerokan yang mendukung pengobatan adalah hubungan emosional antara orang yang dikerok dan orang yang mengerok. ”Ibu yang mengerok anaknya sambil bercerita merupakan unsur biopsikososial dalam pengobatan yang kini digalakkan dalam pengobatan modern,” kata Didik.

Untuk terapi kerokan, Hubungi :
Alamat dan jam kerja

 Alamat thera afiat

Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp.   08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941

Untuk peta alamat bisa klick google map berikut :
https://goo.gl/maps/9k5vJNmz1iM2

 Jam kerja
Shift 1 :  pukul 10.00  sd 17.00
Rehat  : pukul 17.01 sd 18.29
Shift 2 : pukul  18.30 sd 20.30

Hari kerja  Senin sd minggu.

Disarankan sebaiknya sebelum datang membuat perjanjian karena lama proses tindakan satu jam.

Jumat, 05 Februari 2016

Sakit Pundak


Sakit Pundak

Shoulder impingement merupakan suatu kondisi dimana terjadinya penjepitan jaringan suprahumeral akibat adanya kelemahan otot rotator cuff, inflamasi kronik pada tendon rotator cuff dan bursa subacromialis, nyeri tendon rotator cuff akibat proses degeneratif, dan pemendekan posterior capsuler sehingga mengakibatkan abnormal gerak translasi antero-superior dari caput humeri dan posisi kurva atau hooked dari acromion, spurs pada acromion, atau mungkin juga kelainan postur tubuh. (Teguh)

Penyembuhan sakit pundak bisa hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:


Sakit Pundak, Urut Pundak, Shoulder Impingement, Rumah Sehat Thera Afiat, Thera Afiat, Kelapa Gading, Haris Hotel, Pop Hotel, Verri JP MA, Pijat Urut,  

Selasa, 26 Januari 2016

Bekam Januari 2016


Assalamu'alaikum wr.wb...

Sahabat sehat.. sudah ber-BEKAM-kah bulan  Januari ini...?

Selain menyehatkan, bekam juga salah satu terapi yg dianjurkan oleh Rasulullah SAW loh.. Insya Allah.. Banyak banget manfaatnya..

Yuk berbekam.. Tanggal sunah berbekam bulan ini jatuh pada tanggal 27, 29 & 31 Januari 2016 (17, 19, 21 Rabiul Akhir 1437 H).

Salam,
Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD No. 15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp. 08111494599



bekam medik, Ahli Bekam, Bekam medis, RS Thera Afiat, verri JP MA, Kelapa Gading., Bekam Pulo Mas, Bekam Sunter, Bekam Kodamar,

Minggu, 06 Desember 2015

KERIKAN MENURUT PENELITIAN



Meski ada pengobatan modern, hingga kini orang Indonesia, terutama di Jawa, tetap akrab dengan kerokan saat merasa tidak enak badan.

Praktik pengobatan ini dikenal sejak zaman nenek moyang, tetapi sejauh ini belum ditemukan literatur tentang asal-usul kerokan.

Metode semacam kerokan juga dikenal di negara lain, seperti di:
China (gua sha),
Vietnam (cao gio), dan
Kamboja (goh kyol).

Seorang Guru Besar dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Prof Didik Gunawan Tamtomo tertarik meneliti mengenai manfaat kerokan.
Penelitian itu dilakukan sepanjang tahun 2003-2005.

”Kerokan adalah kearifan lokal. Pasien saya menyatakan, kalau belum kerokan, belum puas,” kata Didik, awal April di Solo.

Pada tahap awal, Didik melakukan survei kuantitatif dan kualitatif. Hasilnya, dari 390 responden berusia 40 tahun ke atas yang mengembalikan kuesioner, hampir 90 persen mengaku kerokan saat ”masuk angin”.

Responden Didik adalah para pasien, tetangga, dan pedagang di pasar.
Para responden meyakini manfaat kerokan untuk menyembuhkan ”masuk angin”.
Istilah ”masuk angin” sebenarnya tidak dikenal dalam dunia kedokteran.
Masuk angin merujuk pada keadaan perut kembung, kepala pusing, demam ringan, dan otot nyeri.

Kerokan di Indonesia biasanya menggunakan uang logam ataupun alat pipih tumpul yang digerakkan di kulit secara berulang-ulang menggunakan minyak sebagai pelicin.
Tidak merusak

Pada tahap kedua, Didik menjadikan dirinya sebagai obyek penelitian.
Ia mengerok bagian tangannya lalu dibiopsi, yaitu diambil sedikit jaringan kulit epidermisnya (kulit ari) untuk pemeriksaan mikroskopis.

”Selama ini ada anggapan, orang yang sering dikerok kulitnya akan rusak, pori-pori kulitnya membesar, atau pembuluh darahnya pecah.

Namun, hasil pemeriksaan di laboratorium patologi anatomi UNS menunjukkan tidak ada kulit yang rusak ataupun pembuluh darah yang pecah, tetapi pembuluh darah hanya melebar,” kata Didik.

Melebarnya pembuluh darah membuat aliran darah lancar dan pasokan oksigen dalam darah bertambah.

Kulit ari juga terlepas seperti halnya saat luluran.
#‎Meningkatkan_endorfin
Penelitian tahap akhir adalah penelitian biomolekuler, yakni pemeriksaan darah dari orang yang kerokan dan orang yang tidak kerokan.

Didik mengumpulkan sejumlah orang dengan kondisi serupa, seperti berat badan, usia, dan mengalami nyeri otot sebagai salah satu ciri ”masuk angin”.

Semua responden adalah perempuan karena mereka dinilai lebih suka kerokan daripada laki-laki.

Para responden dibagi dalam dua kelompok dan menjalani pemeriksaan darah.
Kelompok pertama kemudian dikerok, sedangkan kelompok kedua tidak.
Seluruh responden selanjutnya diperiksa lagi darahnya.

Ada empat hal yang diamati, yakni:
1. Perubahan kadar endorfin,
2. Prostaglandin,
3. Interleukin, serta
4. Komplemen C1 dan C3.

Hasilnya, kadar endorfin orang-orang yang dikerok naik signifikan.
Peningkatan endorfin membuat mereka nyaman, rasa sakit hilang, lebih segar, dan bersemangat. Selain itu, ternyata juga kadar Prostaglandin turun.

Prostaglandin adalah senyawa asam lemak yang antara lain berfungsi menstimulasi kontraksi rahim dan otot polos lain serta mampu menurunkan tekanan darah, mengatur sekresi asam lambung, suhu tubuh, dan memengaruhi kerja sejumlah hormon.

Di sisi lain, zat ini menyebabkan nyeri otot.

Penurunan kadar prostaglandin membuat nyeri otot berkurang.
”Adapun perubahan komplemen C3, C1, dan interleukin yang menggambarkan adanya reaksi peradangan tidak signifikan,” kata Didik.

Ia menyarankan, kerokan sebaiknya dimulai dari atas ke bawah di sisi kanan dan kiri tulang belakang, dilanjutkan dengan garis-garis menyamping di punggung bagian kiri dan kanan.

Alat pengerok dipegang 45 derajat agar saat bergesekan dengan kulit tidak terlalu sakit.

Salah satu unsur dalam kerokan yang mendukung pengobatan adalah hubungan emosional antara orang yang dikerok dan orang yang mengerok.

”Ibu yang mengerok anaknya sambil bercerita merupakan unsur biopsikososial dalam pengobatan yang kini digalakkan dalam pengobatan modern,” kata Didik.

Selamat KEROK'AN 😊

Untuk info Terapi Bekam dan Kerokan hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Cao Gio, Flu, Goh Kyol, Guasha, Kelapa Gading, Kerikan, Kerokan, Masuk Angin, Nyeri Otot, Terapi Kerikan. Terapi Kerokan, Thera Afiat, Verri JP MA





Terapi Kerikan

Terapi K E R I K A N
Oleh: Prof. Dr. dr. DIDIK GUNAWAN TAMTOMO. PAK. MM. Mkes.

Yang disampaikan pada Seminar Ilmiah Sehat dengan Kerokan, sabtu 5 September 2015 di Auditorium Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Kerikan adalah:

" Suatu metode pengobatan tradisional Jawa dengan cara menekan dan menggeserkan benda tumpul pada permukaan tubuh". ( Didik Tamtomo).

KEROKAN is a traditional Indonesian folk cure, wherein a coin or ladle is drawn acrors the back. This action supposedly helps to release " wind" from the body by increasing blood flow near the skin' s surface. The practice can also cause marking or injury. ( wikipedia).
Pengobatan ini sudah dikenal lama sejak nenek moyang dan masih dilakukan turun temurun sampai sekarang.
Masyarakat di Jawa masih banyak yg melakukan pengobatan ini dan meyakini serta merasakan manfaatnya.
Masyarakat melakukan pengobatan ini untuk penyakit penyakit antara lain:
~ Masuk angin.
~ Nyeri otot.
~ Perut kembung.
~ Mual.
~ Nyeri kepala.
~ Nyeri haid.
~ Meriang.
~ Kolik, dll.

👍🏽 KEROKAN tidak hanya dilakukan di Indonesia,
~ China - Guasha
~ Vietnam - Goh Kyol
~ Thailand - Cao gio.

ALAT YANG BIASA DIGUNAKAN adalah " benggol" mata uang jaman Belanda terbuat dari tembaga.

Tapi ada juga kerokan dengan menggunakan:
~ Bahan tanduk kerbau
~ Sendok porselen
~ Batu giok ( jade).

BAGIAN YANG DIKERIKI SECARA TRADISIONAL:
🔹Punggung
🔹Leher
🔹Dada
🔹Lengan.

BAGIAN YANG TIDAK BOLEH DIKEROK adalah Leher Depan.

KEROKAN MERUPAKAN PENGOBATAN HOLISTIK. 4 M:
💿 Mudah
💿 Murah
💿 Mesra
💿 Manjur.

💿 MUDAH: Bisa dilakukan dimana saja dan oleh siapa saja:
🔹Spa
🔹Kantor

💿 MURAH: Alat dan bahan mudah didapat.
💿 MESRA: Ada kontak sentuhan kasih, ibu dan anak, suami dan istri, nenek dan cucu, paman dan keponakan, kakak dan adek.

💿 MANJUR: Hasil Kerikan sangat Cespleng.
Ketikan sudah menjadi kebiasaan/ kebutuhan kami. Apalagi kepala pening, leher dan punggung terasa pegal, maka kerikan menjadi alternatif penyembuhan pertama, karena obat/ dokter sudah tidak mempan lagi. Apalagi hasil kerikan sangat CESPLENG.

Untuk info Terapi Bekam dan Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source: